Bappenas, Ibu Kota Baru Indonesia Akan Diterapkan Smart City 

0
674
DEPOK  – Ibu Kota Negara yang baru tepatnya di Kalimantan akan diterapkan Smart City. Hal tersebut disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro saat dikonfirmasi Akurat.Co di Universitas Indonesia (UI) Kota Depok. Kamis (22/8/2019).
Menurutnya penerapan Smart City ini  sebagai kota berkelanjutan dan kota yang semakin nyaman ditingali oleh penduduknya.
“Ibu Kota yang baru kan  dibangun dari nol, untuk struktur awal sudah melakukan pendekatan sistem Smart City ini. Baik air, sampah transportasi, dan gedung -gedung didesain konsep berkelanjutan,” kata Bambang.
Selain Smart City Ibu Kota yang baru kata Bambang akan diterapkan juga
 smart berbasis teknologi. Ini dibutuhkan sebagai upaya memenuhi kebutuhan para aparatur negara di daerah tersebut.
“Pertama orientasinya memenuhi kebutuhan dan layanan dasar warga kota. Dari misalkan air bersih, sanitasi, air limbah, kemudian juga jaringan listrik, kemudian layanan adminitrasi apakah untuk KTP, ” paparnya.
Tak hanya itu,  juga untuk keperluan adminitrasi lainnya mengurus izin sampai kepada kebutuhan terkait dengan penanggulangan bencana, ketertiban lalu lintas atau menurunkan tingkat krimininalitas harus menjadi isu yang diatasi dengan pendekatan smart berbasis teknologi.
“Harus dibuat dari awal, karena itu membangun kota baru. Tapi semua kota baru lainya diarahkan ke Smart City, ” katanya.
Ditempat yang sama, Presiden Direktur Honeywell Indonesia Roy Kosasih, mengatakan teknologi Smart City dapat membantu menciptakan ibu kota baru yang bersahaja dan berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.
Serta menciptakan ekosistim yang produktif, hingga bisa bukan saja menjadi kebanggaan nasional namun juga menjadi kota yang patut dicontoh di ASEAN.
“Teknologi yang tepat akan membawa manfaat bagi pemerintah kota,” kata Roy Kosasih.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini