Kabar Utama

Mahasiswa Fakultas Teknik UI dan Telkom University Kolaborasi Kembangkan Sistem Otomatisasi untuk Dunia Perbankan

KABARLAGI.COM, Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dan Telkom University yang tergabung dalam Tim Blue Navy berkolaborasi mengembangkan terobosan baru yaitu sebuah sistem yang mampu menjalankan proses rekonsiliasi transaksi pihak ketiga di dunia perbankan. Sistem karya mahasiswa tersebut rencananya akan diadopsi oleh salah satu bank ternama di Indonesia.

Salah seorang Tim Blue Navy, Mahasiswa dari Teknik Elektro FTUI 2017, Hamdi Hidayat mengatakan sistem yang dikembangkan dirinya bersama tim merupakan sistem berbasis Robotic Process Automation (RPA).

Ia menjelaskan, pengembangan sistem itu dilatarbelakangi oleh permintaan pasar terhadap peningkatan kecepatan servis jasa dan kualitas produk yang terus bertambah pada era Industri 4.0.

“Hal ini mendorong banyak perusahaan di seluruh dunia untuk bertransformasi secara digital dengan melakukan proses otomatisasi. Sistem RPA sendiri masih belum banyak dikenal maupun digunakan di Indonesia,” kata Hamdi dalam keterangan tertulis yang diterima kabarlagi.com, Kamis (10/9/20).

Sementara itu, Adi Januardi Lulusan Teknik Elektro FTUI 2012 yang juga merupakan anggota dari tim Blue Navy menjelaskan, proses rekonsiliasi transaksi pihak ketiga pada dasarnya dilakukan untuk membukukan data transaksi yang menggunakan kartu debit maupun kredit dari sebuah bank yang memakai layanan tambahan dari pihak ketiga.

Pembukuan itu kata Adi difungsikan untuk memberi tahu apabila ada kesalahan pencatatan hasil transaksi dari pihak ketiga maupun bank. Sistem otomatisasi ini mampu menekan proses menjadi lebih ringkas dan menekan tingkat error.

“Sebelum dilakukan otomatisasi, proses ini biasanya dapat memakan waktu rata-rata dua jam setiap hari dan masih ada probabilitas kesalahan penginputan data mencapai 40% sebelum laporan rekonsiliasi di- review. Setelah diautomasi, tim kami dapat membuat proses tersebut cukup dijalankan oleh robot dalam waktu rata-rata 1-4 menit dengan error rate mencapai 0%,” ujar Adi.

Sementara itu, tim Blue Navy lainnya yang merupakan Mahasiswa Teknik Elektro Telkom University 2016, Norma Irkham Maulana menyampaikan keuntungan sistem yang dikembangkan tim blue navy dapat dapat menekan durasi, error-rate, dan sumber daya manusia dari sistem manual sebelumnya.

“Sistem RPA dan Artificial Intelligence (AI) memungkinkan proses automasi untuk dilakukan pada seluruh lini industri dengan baik oleh sebuah program ataupun robot,” katanya.

Untuk diketahui, sistem yang kebambangkan tim Blue Navy merupakan sebuah karya dalam perlombaan ICStar Hackathon 2020.

ICStar Hackathon merupakan ajang lomba yang menjembatani perguruan tinggi dan industri dalam penyediaan teknologi terbaru di bidang RPA sebagai fokus kompetisi.

Kompetisi diikuti oleh 300 peserta se-Indonesia. Ajang ini diselenggarakan oleh IDStar Indonesia bekerjasama dengan Bank BCA, Bank Mega, Adira Finance, UIPath, One Indonesia, dan Drife Indonesia.[]

Tagar

Related Articles

Back to top button
Close