24.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 24, 2021

Pemuda Muhammadiyah NTB Desak Gubernur Perhatikan Pelayanan RSUD

KABARLAGI.COM, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Nusa Tenggara Barat (PWPM NTB) mendesak gubernur NTB memperhatikan pelayanan masyarakat (pasien dan keluarga pasien) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB agar diperbaiki.

Ketua bidang Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga PWPM NTB, Candra mengatakan, pelayanan RSUD NTB saat ini terkesan kurang memperhatikan nilai kemanusiaan.

Dijelaskan oleh Candra, terdapat beberapa pasien dan pihak keluarga yang mengeluh akibat tidak mendapatkan pelayanan yang baik di RSUD NTB, padahal mereka sudah bersusah payah berusaha agar memperoleh layanan yang layak.

“Kami melihat pemerintah kurang serius melayani masyarakat di RSUD NTB ini, padahal urusan kemanusiaan seharusnya lebih diprioritaskan, karena itu kami mendesak gubernur untuk lebih memperhatikan hal ini”, kata Candra dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (13/9/20).

PWPM NTB telah memastikan secara langsung kondisi beberapa pasien yang tidur di tempat yang tidak seharusnya. Mereka tidur beralaskan tikar karena tidak mendapatkan kamar pasien.

Menurut Candra, ini adalah bukti lemahnya pemerintah dalam memastikan ketersediaan perangkat dan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya sendiri.

“Kondisi semacam ini tidak boleh terjadi. Pemerintah sudah me-refocusing anggaran untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan. Tetapi bila kenyataannya seperti itu, maka kami menganggap pemerintah telah lalai,” kata Candra

Lebih Lanjut dikatakan Candra, Tidak ada alasan RSUD NTB mengatakan tidak ada kamar kepada pasien. Itu tidak masuk di akal sehat.

Ia menegaskan, bila dalam waktu bersamaan terdapat sejumlah pasien yang kondisi kesehatannya pada situasi genting (emergensi), lantas petugas RSUD mengatakan tidak ada ruangan, maka hal tersebut akan membuat kondisi mereka akan semakin parah.

“Tentu saja, hal semacam itu tidak diharapkan oleh semua orang. Kami tidak ingin lagi mendengar laporan seperti itu di kemudian hari, karena ini memalukan. Bagi kami, layanan kesehatan yang prima dan adil adalah tolak ukur utama dalam menilai keberhasilan pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Candra mengatakan bila itu tidak terjadi, maka PWPM NTB menganggap pemerintah telah gagal. Banyak hal yang perlu kami sampaikan ke publik berkenaan dengan ini.

“Bagi Pemuda Muhammadiyah NTB, RSUD NTB terbuka saja kepada semua orang apabila mereka membutuhkan tambahan fasilitas maupun tambahan tenaga medis. Sehingga tidak ada lagi alasan kekurang ini dan itu kepada pasien. Alasan itu tidak boleh terjadi di rumah sakit yang berada di ibu kota propinsi, sekali lagi, alasan seperti itu tidak bisa dibiarkan terjadi lagi,” katanya.

RSUD NTB sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien dari daerah-daerah yang sangat diharapkan oleh masyarakat yang kemampuan ekonominya rendah.

Gubernur kata Candra harus segera mengambil langkah perbaikan dengan kewenangannya sebagai pemimpin daerah hari ini juga.

“Jangan ditunda-tunda lagi dengan berbagai macam alasan. Ini urusan kemanusiaan, menyangkut jiwa manusia, rakyat NTB sendiri,” tandasnya.[]

Ketua bidang Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga PWPM NTB, Candra mengatakan, pelayanan RSUD NTB saat ini terkesan kurang memperhatikan nilai kemanusiaan.

Dijelaskan oleh Candra, terdapat beberapa pasien dan pihak keluarga yang mengeluh akibat tidak mendapatkan pelayanan yang baik di RSUD NTB, padahal mereka sudah bersusah payah berusaha agar memperoleh layanan yang layak.

“Kami melihat pemerintah kurang serius melayani masyarakat di RSUD NTB ini, padahal urusan kemanusiaan seharusnya lebih diprioritaskan, karena itu kami mendesak gubernur untuk lebih memperhatikan hal ini”, kata Candra dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (13/9/20).

PWPM NTB telah memastikan secara langsung kondisi beberapa pasien yang tidur di tempat yang tidak seharusnya. Mereka tidur beralaskan tikar karena tidak mendapatkan kamar pasien.

Menurut Candra, ini adalah bukti lemahnya pemerintah dalam memastikan ketersediaan perangkat dan fasilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya sendiri.

“Kondisi semacam ini tidak boleh terjadi. Pemerintah sudah me-refocusing anggaran untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan. Tetapi bila kenyataannya seperti itu, maka kami menganggap pemerintah telah lalai,” kata Candra

Lebih Lanjut dikatakan Candra, Tidak ada alasan RSUD NTB mengatakan tidak ada kamar kepada pasien. Itu tidak masuk di akal sehat.

Ia menegaskan, bila dalam waktu bersamaan terdapat sejumlah pasien yang kondisi kesehatannya pada situasi genting (emergensi), lantas petugas RSUD mengatakan tidak ada ruangan, maka hal tersebut akan membuat kondisi mereka akan semakin parah.

“Tentu saja, hal semacam itu tidak diharapkan oleh semua orang. Kami tidak ingin lagi mendengar laporan seperti itu di kemudian hari, karena ini memalukan. Bagi kami, layanan kesehatan yang prima dan adil adalah tolak ukur utama dalam menilai keberhasilan pemerintah,” katanya.

Lebih lanjut, Candra mengatakan bila itu tidak terjadi, maka PWPM NTB menganggap pemerintah telah gagal. Banyak hal yang perlu kami sampaikan ke publik berkenaan dengan ini.

“Bagi Pemuda Muhammadiyah NTB, RSUD NTB terbuka saja kepada semua orang apabila mereka membutuhkan tambahan fasilitas maupun tambahan tenaga medis. Sehingga tidak ada lagi alasan kekurang ini dan itu kepada pasien. Alasan itu tidak boleh terjadi di rumah sakit yang berada di ibu kota propinsi, sekali lagi, alasan seperti itu tidak bisa dibiarkan terjadi lagi,” katanya.

RSUD NTB sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien dari daerah-daerah yang sangat diharapkan oleh masyarakat yang kemampuan ekonominya rendah.

Gubernur kata Candra harus segera mengambil langkah perbaikan dengan kewenangannya sebagai pemimpin daerah hari ini juga.

“Jangan ditunda-tunda lagi dengan berbagai macam alasan. Ini urusan kemanusiaan, menyangkut jiwa manusia, rakyat NTB sendiri,” tandasnya.[]

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Melalui Forum Renja, DPRD Bakal Fokus Optimalisasi Sekretariat dan Peningkatan Peran DPRD

KabarLagi.com -- Forum Renja Sekretariat DPRD kota Depok Fokus Optimalisasi Sekretariat DPRD Terhadap Peningkatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Pembangunan Kota Depok. Dalam forum renja,...

Rencana Kelas Khusus Olahraga Akan Diupayakan Disdik Depok

KabarLagi.com -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok berencana membangun sekolah kelas khusus olahraga. Pembangunan sarana pendidikan tersebut direncanakan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Kepala Disdik...

DPUPR Depok Buat Tanggul Sementara di Mekarsari

KabarLagi.com -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus melakukan upaya dalam menangani banjir. Termasuk dengan pemasangan tanggul, seperti yang dilakukan...

Stay Connected

21,580FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Melalui Forum Renja, DPRD Bakal Fokus Optimalisasi Sekretariat dan Peningkatan Peran DPRD

KabarLagi.com -- Forum Renja Sekretariat DPRD kota Depok Fokus Optimalisasi Sekretariat DPRD Terhadap Peningkatan Peran dan Fungsi DPRD dalam Pembangunan Kota Depok. Dalam forum renja,...

Rencana Kelas Khusus Olahraga Akan Diupayakan Disdik Depok

KabarLagi.com -- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok berencana membangun sekolah kelas khusus olahraga. Pembangunan sarana pendidikan tersebut direncanakan setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).  Kepala Disdik...

DPUPR Depok Buat Tanggul Sementara di Mekarsari

KabarLagi.com -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus melakukan upaya dalam menangani banjir. Termasuk dengan pemasangan tanggul, seperti yang dilakukan...

Pemkot Depok Bakal Bangun 984 Septictank

KabarLagi.com - Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) bakal membangun 948 septictank yang tersebar di 27 Kelurahan. Kepala Bidang Permukiman Disrumkim Kota...

Pekan Ini Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Dilaksanakan

KabarLagi.com - Pelantikan Wali-Wakil Wali Kota Depok terpilih, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono akan dilangsungkan di Balaikota Depok. Hal tersebut diungkapkan Plh Wali Kota Depok, Sri...