Apresiasi Keputusan Febri Diansyah, Musni Umar: KPK Tidak Bisa Diharapkan Lagi Untuk Berantas Korupsi

0
2

KABARLAGI.COM, Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar mengapresiasi keputusan Febri Diansyah memilih mundur sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Apresiasi itu diungkapkannya melalui kicauan lewat akun media sosial Twitter @musniumar yang dikutip kabarlagi.com, Jumat (25/9/20).

“Saya apresiasi Febri Diansyah mundur dari KPK,” cuitnya.

Dalam cuitannya, Musni menilai keputusan Febri mundur menandakan KPK sudah tidak bisa lagi diharapkan untuk memberantas korupsi di Indonesia.

“Saya duga dia mundur karena KPK sudah tidak bisa diharapkan mampu memberantas korupsi di Indonesia,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah telah mengajukan surat pengunduran diri pada 18 September 2020.

Surat itu ditujukan kepada Pimpinan, Sekjen, dan Kepala Biro SDM KPK.

“Saya, FEBRI DIANSYAH, Kepala Biro Humas KPK, NPP: XXXX mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Biro Humas sekaligus sebagai Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPKRI),” kata Febri dalam surat permohonan pengunduran dirinya.

Selain itu, pasca mengundurkan diri Febri Diansyah mengatakan dirinya ingin membangun kantor hukum khusus menangani kasus korupsi.

“Ada rencana, ada diskusi juga dengan beberapa orang teman untuk membangun sebuah kantor hukum publik yang concern pada advokasi antikorupsi, khususnya advokasi terhadap korban korupsi, kemudian perlindungan konsumen selain jasa hukum lainnya yang dilakukan dengan standar integritas,” kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/9/2020).[]