25.2 C
Jakarta
Rabu, Januari 27, 2021

Viral! Gerakan TurunTangan Melatih Mental untuk Para Relawan

KABARLAGI.COM, Tempo lalu, viral sebuah video OSPEK salah satu universitas yang katanya dapat melatih mental, pada Selasa (6/10/20) kemarin, Gerakan TurunTangan menunjukkan bagaimana melatih mental yang dapat dilakukan oleh relawan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya virus Covid-19 di masyarakat.

Gerakan TurunTangan adalah sebuah inkubasi kepemimpinan pemuda dengan pendekatan gerakan kerelawanan sejak tahun 2013.

Sebanyak 63 kota/kabupaten se-Indonesia telah bergerak di bidang pendidikan, lingkungan, sosial kemanusiaan, edukasi politik, dan kesehatan. Tercatat lebih dari 53.000 relawan yang telah memilih untuk terlibat.

Gerakan TurunTangan membuat campaign “Melatih Mental Ala Relawan” yang bertujuan untuk menyuarakan betapa berbahayanya Covid-19 kepada masyarakat yang masih menganggap ini sebagai permasalahan kecil.

Campaign “Melatih Mental Ala Relawan” dikemas dalam bentuk penyelesaian beberapa misi yang dapat dilakukan oleh para relawan di TPU Pondok Ranggon.

Misi yang diberikan antara lain memberikan Alat Pelindung Diri (APD) untuk petugas pemakaman. APD yang diberikan merupakan bantuan dari KitaBisa, terdiri hazmat, masker medis beserta sarung tangan latex, cairan disinfektan, sabun cuci tangan, dan lain sebagainya.

Selain itu, relawan juga membagikan makan siang kepada 100 petugas pemakaman khusus Covid-19 di TPU Pondok Ranggon.

Bantuan serupa pun disalurkan ke TPU Tegal Alur sebagai bentuk kepedulian dari Gerakan TurunTangan. Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menitipkan bantuan tunai senilai Rp15.000.000 untuk mengapresiasi perjuangan para petugas pemakaman.

Keadaan di TPU Pondok Ranggon semakin padat akan jenazah yang datang kurang lebih 20 jenazah per harinya.

Jayadi selaku petugas administrasi di TPU Pondok Ranggon mengatakan, dirinya tidak menyangka bahwa kasus Covid-19 akan sebanyak seperti saat ini.

“Kami sudah mempersiapkan lahan baru, namun ternyata lahan yang disiapkan pun masih harus ditambah lagi (untuk pemakaman jenazah Covid-19),” katanya.

Melihat fenomena padatnya TPU Pondok Ranggon, Deddy Setiawan sebagai salah satu relawan yang turun langsung ke lapangan merasa sedih terhadap masyarakat yang masih saja merasa abai untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Saya harap teman-teman tetap berada di rumah dan selalu menaati protokol kesehatan. Saya melihat sendiri bagaimana petugas di TPU sibuk menggali, mengubur, dan baru duduk sebentar langsung ada (jenazah) yang datang lagi,” katanya.

Nyawa manusia bukan angka statistik. Berada di rumah merupakan cara untuk menjaga angka positif tidak naik. Mari bantu ringankan beban dari petugas pemakaman dengan tetap menjaga protokol Kesehatan.[]

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Sarang Walet Asal Indonesia Disukai Pasar Manca Negara

KabarLagi.Com--Bisnis budidaya sarang burung walet kian berkembang, terutama di Asia Tenggara. Tentu hal ini tak lepas dari manfaat sarang burung walet untuk kesehatan, seperti...

Kepala Pusat Kanrantina Hewan Optimis Indonesia Masih Menjadi Negara Pengekspor Utama Walet

KabarLagi.Com -- Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Badan Karantina Pertanian, Agus Sunanto mengungkapkan Indonesia masih tetap menjadi negara penghasil sekaligus eksportir utama...

PPP Beri Reward Kader dan Tokoh Masyarakat Yang Berjuang Menangkan Idris-Imam

KabarLagi.com--DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok memberikan reward atau penghargaan kepada para pengurus, kader dan tokoh masyarakat yang telah berjuang dalam memenangkan pasangan...

Stay Connected

21,425FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Sarang Walet Asal Indonesia Disukai Pasar Manca Negara

KabarLagi.Com--Bisnis budidaya sarang burung walet kian berkembang, terutama di Asia Tenggara. Tentu hal ini tak lepas dari manfaat sarang burung walet untuk kesehatan, seperti...

Kepala Pusat Kanrantina Hewan Optimis Indonesia Masih Menjadi Negara Pengekspor Utama Walet

KabarLagi.Com -- Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Badan Karantina Pertanian, Agus Sunanto mengungkapkan Indonesia masih tetap menjadi negara penghasil sekaligus eksportir utama...

PPP Beri Reward Kader dan Tokoh Masyarakat Yang Berjuang Menangkan Idris-Imam

KabarLagi.com--DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok memberikan reward atau penghargaan kepada para pengurus, kader dan tokoh masyarakat yang telah berjuang dalam memenangkan pasangan...

Vokasi UI Luncurkan Program Studi Bisnis Kreatif

KabarLagi.Com--Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) meluncurkan Program Studi Bisnis Kreatif untuk jenjang Sarjana Terapan (D4) di Semester Gasal 2021/2020 yang akan datang. Pada...

PMI dan Bhabinkamtibmas Gelar Penyemprotan Disinfektan di Pemukiman Warga

KabarLagi.Com - Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Sawangan Lama Aiptu Suroyo bersama Satgas Kelurahan kerjasama dengan anggota PMI, menggelar penyemprotan desinfektan ke lingkungan pemukiman warga. Kapolsek Sawangan...