25.3 C
Jakarta
Minggu, Januari 24, 2021

BNPB: Waspada Cuaca Ekstrim Akibat La Nina, Pemerintah Diminta Siaga

KABARLAGI.COM, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati mengatakan sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami dampak cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena La Nina. Namun beberapa wilayah juga berpotensi terhadap bahaya kekeringan meteorologis.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kata Raditya telah menyampaikan surat edaran peringatan dini dan kesiapsiagaan menghadapi bahaya tersebut, tertanggal 15 Oktober 2020.

“Melalui Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan, BNPB telah berkirim surat kepada Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di empat wilayah administrasi di tingkat provinsi. Keempat wilayaht tersebut yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan Maluku,” kata Raditya dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (19/10/20).

Raditya mengatakan, peringatan dini dan kesiapsiagaan tersebut merujuk pada informasi yang diberikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai pemutakhiran data hingga 10 Oktober 2020.

“BMKG menyebutkan bahwa sebagian wilayah diprediksi mengalami kekeringan meteorologis dengan status waspada hingga awas,” katanya.

Lebih lanjut, Raditya menjelaskan, kekeringan meteorologi merupakan kekeringan yang disebabkan karena tingkat curah hujan suatu daerah di bawah normal. Menyikapi kondisi tersebut, BNPB kaya dia telah merekomendasikan beberapa langkah.

“BPBD diharapkan untuk melakukan pemantauan sistem peringatan dini terkait kebakaran hutan dan lahan melalui situs bmkg.go.id, modis-catalog.lapan.go.id dan inarisk.bnpb.go.id. Langkah ini didukung dengan pengecekan lapangan bersama dengan dinas terkait,” katanya.

Selain itu, langkah selanjutnya yang harus dilakukan kata Raditya adalah upaya penguatan kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat terkait ancaman kekeringan di daerah masing-masing.

“Upaya tersebut dapat berupa penyiapan logistik dan peralatan seperti tangki air bersih, pompa air di tiap kecamatan teridentifikasi mengalami kekeringan,” katanya

Raditya menyampaikan, upaya penguatan lainnya berupa kampanye hemat air dengan memanen air hujan dan memanfaatkan air limbah rumah tangga yang relatif bersih, koordinasi multipihak dalam penyiapan alternatif kebijakan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat melalui penyiapan sumur bor dan pengaturan distribusi air.

Terkait dengan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Deputi Bidang Pencegahan BNPB Lilik Kurniawan menegaskan untuk beberapa langkah, pengecekan serta penyiapan sarana dan prasarana yang membantu pemadaman kebakaran.

Lilik menyampaikan, “pengkoordinasian kesiapan mekanisme tanggap darurat atau penanggulangan bersama dengan multipihak di daerah.”

“Melakukan upaya-upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi di media elektronik serta informasi lainnya, termasuk memasang papan informasi pelarangan membakar hutan dan juga hukumannya,” tambahnya.

Ia juga meminta daerah untuk melakukan tindakan pencegahan pembakaran dan pemadaman dini. Hal tersebut sangat penting untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas dan kesulitan pengendalian pemadaman di lapangan.

BNPB meminta daerah untuk melakukan pemutakhiran dan simulasi rencana kontinjensi menghadapi bencana kekeringan dan karhutla. Terlebih dalam konteks situasi saat ini dimana pandemi Covid-19 masih berlangsung di tengah masyarakat. Di samping itu, pemerintah daerah menyiapkan rencana operasi dengan melibatkan multipihak termasuk TNI dan Polri.

Merujuk pada rencana operasi, beberapa langkah taktis dapat dilakukan seperti penegakan hukum, pengaktifan pos komando dan penyiapan help desk atau call center.[]

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Kandidat Doktor Psikologi UI Teliti Kualitas Perkawinan Pasangan Tanpa Anak di Indonesia

KabarLagi.Com---Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor Program Pascasarjana dengan promovendus atas nama Miwa Patnani, dan menetapkannya sebagai doktor ke-161 di...

Dalam Pertemuan GFFA, Mentan Sampaikan Upaya Indonesia Jamin Ketersediaan Pangan

KabarLagi.Com--Dalam Pertemuan the 13th Global Forum for Food and Agriculture (GFFA) secara virtual pada 22 Januari 2021, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan upaya...

PPP Kota Depok Komitmen Perjuangkan MTs Negeri Tiap Kecamatan

KabarLagi. Com--DPC PPP Kota Depok komitmen akan mengawal Janji Politik Pasangan Calon Wali -Wakil Wali Kota Depok nomor nomor urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi...

Stay Connected

21,403FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Kandidat Doktor Psikologi UI Teliti Kualitas Perkawinan Pasangan Tanpa Anak di Indonesia

KabarLagi.Com---Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) mengadakan sidang terbuka Promosi Doktor Program Pascasarjana dengan promovendus atas nama Miwa Patnani, dan menetapkannya sebagai doktor ke-161 di...

Dalam Pertemuan GFFA, Mentan Sampaikan Upaya Indonesia Jamin Ketersediaan Pangan

KabarLagi.Com--Dalam Pertemuan the 13th Global Forum for Food and Agriculture (GFFA) secara virtual pada 22 Januari 2021, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menyampaikan upaya...

PPP Kota Depok Komitmen Perjuangkan MTs Negeri Tiap Kecamatan

KabarLagi. Com--DPC PPP Kota Depok komitmen akan mengawal Janji Politik Pasangan Calon Wali -Wakil Wali Kota Depok nomor nomor urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi...

KPU Tetapkan Idris-Imam Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Terpilih

KabarLagi.Com-- Komisi pemiliham Umum (KPU) Kota Depok secara resmi menentapkan calon pasangan Idris-Imam sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Depok 2020. Penetapan tersebut...

Wali Depok Ajak Masyarakat Perkuat Imam dan Imun

KabarLagi.Com--Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kota Depok dan Indonesia membuat semua orang-orang was-was. Bahkan korban jiwa pun berjatuhan akibat terpapar Covid-19. Menanggapi hal tersebut...