Berita

Dosen FISIP UNAIR: Megawati Adalah Tokoh Politik yang Tidak Pernah Dendam

KABARLAGI.COM, Dosen Ilmu Politik FISIP UNAIR, Haryadi mengatakan Megawati Soekarnoputri adalah seorang tokoh politik yang tidak pernah dendam dalam berpolitik.

Hal itu disampaikan Haryadi dalam FGD bertema “Menuju Peradaban Demokrasi Indonesia”, di Kantor DPP JBMI, Senin (19/10/2020).

“Menarik sebenarnya untuk menunjukkan bagaimana Megawati tidak pernah dendam dalam berpolitik,” katanya.

Haryadi mencontohkan, salah satu bentuk Megawati tidak pernah dendam dalam berpolitik adalah ketika menerima Hamzah Haz menjadi wakil Presiden pada tahun 1999.

Padahal kata Haryadi pada masa itu Hamzah Haz adalah orang yang menolak keras kehadiran Megawati untuk menjadi Presiden.

“Pada saat itu yang paling keras menolak Megawati sebagai Presiden adalah Hamzah Haz. Bahkan Hamzah Haz mengeluarkan ayat yang kurang lebih bunyinya dalam Islam tidak dikenal yang namanya imam perempuan, saya masih punya catatan sejarahnya itu,” katanya.

Meski demikian, Megawati kata Haryadi pada saat ditunjuk menggantikan Gus Dur menjadi Presiden karena kondisi politik menerima dengan legowo digandengkan dengan Hamzah Haz.

Sebab kata Haryadi Megawati lebih memilih diam karena bagian dari representasi keindonesiaan.

“Justru Hamzah Haz sendiri yang kemudian mengubah dalilnya dengan mengeluarkan ayat baru lagi, kalau dulu dia menolak Megawati dengan mengatakan dalam Islam tidak dikenal imam perempuan maka ketika beliau jadi wakil presiden beliau mengatakan dalam situasi darurat dimungkinkan imam perempuan,” pungkasnya.[]

Redaksi Kabarlagi

Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Back to top button
Close