EkonomiKabar Utama

Menkeu: Pemerintah Alokasikan Rp27,5 Triliun Percepatan Penanganan Stunting

KABARLAGI.COM, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Pemerintah telah mengalokasikan belanja sebesar Rp27,5 triliun diberikan kepada K/L untuk anggaran percepatan penanganan stunting.

Sri Mulyani mengatakan belanja APBN tersebut diberikan untuk 20 K/L yang bertanggungjawab mencapai 86 output dalam rangka penurunan angka stunting di 260 kabupaten-kota.

“Belanja K/L sebesar Rp27,5 triliun tersebut dengan rincian: Rp1,8 triliun untuk intervensi spesifik, Rp24,9 triliun untuk intervensi sensitif dan Rp800 miliar untuk dukungan koordinasi. Kami berharap anggaran yang besar itu betul-betul menghasilkan dampak manfaat dalam mengurangi anak-anak Indonesia yang mengalami stunting,” kata Sri Mulyani seperti dilansir dari antaranews, Rabu (21/10/20).

Selain untuk belanja K/L, Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk pemerintah daerah, melalui dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), untuk mendukung percepatan penanganan stunting yang terintegrasi.

Pemerintah berambisi untuk menurunkan angka prevalensi stunting secara nasional menjadi 14 persen pada 2024.

Pada 2013, angka stunting pada anak di Indonesia tercatat mencapai 37,2 persen, dan angka tersebut terus menurun hingga pada 2018 menjadi 30,8 persen.

Merujuk pada data Kementerian Kesehatan, pada 2019 terdapat 27,7 persen atau sekitar 6,5 juta anak bawah lima tahun (balita) di Indonesia mengalami stunting.[]

Tagar

Redaksi Kabarlagi

Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Back to top button
Close