Peduli Sesama, Dr. Sutarto Bersama Intan Cendekia Peduli NTB Salurkan Bantuan Untuk Bu Rimlah

0
680

KabarLagi.Com – Sudah 15 tahun Bu Rimlah bergelut dengan seonggok daging yang tumbuh di punggungnya, dari yang awalnya kecil sampai sekarang bobotnya sudah 7 kg hingga menyerupai punuk.

Kondisi tersebut sangat mengganggu Bu Rimlah saat bekerja sebab daging yang tumbuh di punggungnya kerap mengeluarkan nanah dan terasa nyeri saat bergesekan dengan pakaiannya.

Bagaimana tidak, sehari-harinya beliau bertani untuk mencari nafkah yang mengharuskannya menggerakkan fisik dengan ekstra.

Tak hanya itu, kelainan fisik yang dialami Bu Rimlah juga membuatnya dijauhi oleh tetangga karena nanah yang keluar kerap menimbulkan bau tak sedap.

“Kadang saya malu mau bicara sama tetangga. Mereka bilang saya kena kutukan. Saya sedih sekali kalau dengar itu” ungkap Bu Rimlah lemah.

Rimlah tak punya pilihan selain ikhlas dan tetap menjalani hidup seperti biasa. Karena hanya dengan bertani beliau bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membiayai sekolah anaknya walau penghasilannya hanya Rp30 Ribu sampai Rp40 Ribu saja sehari.

Ingin sekali rasanya sesekali berobat ke rumah sakit. Namun niatnya itu beliau kubur dalam-dalam karena tak ada biaya. Yang penting fisiknya masih kuat untuk dipakai bekerja.

Pembina Yayasan Intan Pendidikan Cendikia Dr. Sutarto Bersama Keluarga Besar Intan Cendikia Peduli  NTB melakukan kunjungan kepada ibu Rimlah di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB. Dalam kunjungannya tersebut Pembina Yayasan Intan Pendidikan Cendikia Bersama Keluarga besar Intan Cendikia Peduli NTB memberikan sumbangan, Selasa (15/03).

 Dr. Sutarto berharap sumbangan yang diberikannya kepada ibu Rimlah bisa mengurangi biaya pengobatan beliau dan berharap semoga penyakit yang diderita diangkat oleh Allah SWT.

“Saya sangat berharap ibu Rimlah segera dioperasi dan cepat sembuh, agar beliau bisa beraktivitas seperti biasanya. Aamiin”, ungkapnya.

Tak berhenti disitu Dr. Sutarto, Bersama keluarga besar Intan Cendikia Peduli NTB terus berupaya untuk menghadirkan donatur, agar secepatnya ibu Rimlah dilakukan operasi, tuturnya.

“Saya berharap para dermawan bisa membantu Ibu Rimlah, kasian Ibu Rimlah sudah 15 tahun menderita penyakit itu, saya mohon tolong bantu ibu Rimlah”, ucapnya.