KabarLagi.Com Dompu, NTB – Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Anti-Narkoba (AMAN) Dompu menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Rabu (8/1/2025). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap maraknya peredaran narkoba di wilayah Dompu yang semakin meresahkan.
Massa mulai berkumpul sejak pagi di Bundaran Masjid Raya dan melakukan longmarch ke bundaran pasar, lampu merah, kantor kejaksaan dan berakhir di DPRD Kabupaten Dompu. Mereka membawa spanduk dan poster bertuliskan kecaman terhadap peredaran narkoba, seperti “Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba!” dan “Stop Peredaran Narkoba di Dompu!”
Dalam aksi tersebut, Irma, salah satu orator utama yang juga merupakan tokoh pemuda di Dompu, menyampaikan orasinya dengan lantang di hadapan massa.
“Kami tidak ingin Dompu tercemar oleh peredaran narkoba yang merusak generasi muda kita! Ini adalah tanggung jawab kita bersama, masyarakat, aparat, dan pemerintah daerah untuk menghentikan ini semua,” seru Irma yang disambut tepuk tangan dan sorakan dari peserta aksi.
Irma juga menyoroti perlunya tindakan tegas dari pihak berwenang terhadap jaringan pengedar narkoba di wilayah Dompu. “Kami menuntut aparat kepolisian untuk mengusut tuntas pelaku peredaran narkoba, dari pengedar kecil hingga bandar besar. Jangan ada kompromi terhadap mereka yang merusak masa depan generasi muda Dompu!” tegasnya.
Salah satu tuntutan utama dalam aksi ini adalah pemberantasan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, termasuk memperketat pengawasan di wilayah perbatasan yang sering dijadikan jalur distribusi narkoba.
“Aksi ini adalah bentuk cinta kami kepada Dompu. Kami ingin daerah ini bersih dari narkoba, dan kami tidak akan diam sampai ada tindakan nyata dari pihak berwenang,” ujar salah seorang peserta aksi.
Demonstrasi ini mencerminkan kekhawatiran masyarakat Dompu terhadap dampak buruk narkoba yang semakin meluas, terutama pada kalangan remaja dan pemuda. Massa berjanji akan terus mengawal perkembangan isu ini hingga tuntutan mereka dipenuhi.
Para peserta aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan kecaman terhadap peredaran narkoba, seperti “Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba!” dan “Stop Peredaran Narkoba di Dompu!”
