Bali, NTB, dan NTT Kolaborasi Bangun Pariwisata, Energi, dan Konektivitas Jadi Prioritas 2026

0
221

KabarLagi.Com–Tiga provinsi yang memiliki sejarah panjang sebagai satu kesatuan wilayah Bali, NTB, dan NTT kembali menegaskan komitmen untuk maju bersama. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Rapat Kerja Sama Regional Bali, NTB, NTT (KR BNN), lahir lima prioritas utama pembangunan kawasan mulai 2026, pariwisata, konektivitas, energi, perdagangan, dan ekspor.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut diskusi perdana pada 3 November di Bali, yang membentuk kerangka dasar KR BNN. Kali ini, ketiga gubernur berkumpul di NTB untuk mengesahkan MoU dan mematangkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dijadwalkan ditandatangani pada 22 Desember di NTT.

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa KR BNN dibangun atas dua pilar utama, integration dan cooperation. “Cluster pertama adalah integrasi tiga sektor: pariwisata, energi, dan konektivitas. Cluster kedua adalah kerja sama lintas sektor. Kami sepakat kerja sama ini harus berjalan konkret pada 2026,” tegasnya saat membuka rapat di Pertamina Grand Prix of Mandalika, Selasa (25/11/2025).

Integrasi Pariwisata: Satu Destinasi Tiga Provinsi

Gubernur Iqbal menilai sektor pariwisata paling siap diwujudkan pada 2026. Ia mengajukan tiga langkah awal:

  1. Penyusunan tagline dan tema bersama oleh Kadis Pariwisata.

  2. Promosi bersama tiga provinsi sebagai one single tourism destination.

  3. Standardisasi layanan perhotelan dari bintang tiga hingga special class.

“Wisatawan harus merasa standar layanan sama saat berada di Bali, NTB, dan NTT,” ujarnya.

Selain itu, Kominfo diminta menyusun Wikipedia Resmi KR BNN yang memuat sejarah, profil, serta program kerja kawasan.

Konektivitas: Kapal Cepat hingga Jalur Seaplane

NTB mengusulkan pembukaan jalur kapal cepat Sanur Mandalika, Sanur Senggigi, dan kajian rute Mandalika Labuan Bajo. Termasuk pembahasan jalur feri baru, penambahan rute udara, hingga rencana jalur seaplane untuk menghubungkan destinasi resort unggulan.

“Kapal cepat bisa jadi alternatif penerbangan antar destinasi,” jelas Gubernur Iqbal.

Energi: Menuju Super Grid Bali–NTB–NTT

NTB juga telah meminta dukungan dari pemerintah Inggris dan Singapura untuk melakukan studi kelayakan pengembangan super grid energi terbarukan bagi ketiga provinsi. Proyek ini diharapkan mulai bergerak pada 2026.

Ketiga gubernur memastikan kerja sama ini akan menjadi model baru integrasi pembangunan antar provinsi di Indonesia.