KabarLagi.com—Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Dompu menggelar sosialisasi bertema Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah dan Kesehatan Reproduksi di Aula Pendopo Dompu, Kamis (11/6). Kegiatan tersebut melibatkan pelajar SMA/sederajat serta penyuluh keluarga berencana dari seluruh wilayah Dompu.
Wakil Bupati Dompu Syirajuddin menilai edukasi mengenai rupiah dan kesehatan reproduksi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkualitas. Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga memiliki nilai strategis sebagai simbol negara.
“Rupiah bukan sekadar kertas atau logam yang kita gunakan untuk bertransaksi, akan tetapi rupiah merupakan simbol kedaulatan negara, bukti kemandirian bangsa, dan identitas kita sebagai warga negara indonesia.”
Ia berharap pemahaman masyarakat terhadap rupiah terus meningkat sehingga mampu menumbuhkan rasa bangga sekaligus tanggung jawab dalam penggunaannya.
“Mari kita jadikan rupiah sebagai kebanggaan kita, dan gunakan dengan cara yang benar dan bertanggung jawab,” pintanya.
Selain edukasi keuangan, kegiatan tersebut juga membahas kesehatan reproduksi yang dinilai penting dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Menurut Syirajuddin, pemahaman yang baik mengenai kesehatan reproduksi dapat membantu mencegah berbagai persoalan sosial dan kesehatan, termasuk pernikahan usia dini dan kehamilan yang tidak direncanakan.
Wabup juga mengapresiasi dukungan BI terhadap berbagai program yang dijalankan DPPKB Dompu. Ia berharap kolaborasi serupa dapat terus diperluas dengan melibatkan organisasi perangkat daerah lainnya.
“Kolaborasi semacam ini tentu sangat dibutuhkan secara berkelanjutan bukan hanya kesehatan reproduksi akan tetapi kolaborasi semacam ini dapat bersinergi dengan Dinas atau OPD yang lain,” pungkasnya.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI NTB, Ignasius Adhi Nugroho, menjelaskan bahwa program CBP Rupiah merupakan upaya Bank Indonesia untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan nilai rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Ia mengajak masyarakat untuk menggunakan rupiah dalam setiap transaksi domestik sekaligus mengelola keuangan secara lebih bijak.
“Mari menggunakan Rupiah secara bijak dalam bertransaksi, berhemat mengelola keuangan pribadi, serta memahami kestabilan nilai tukar Rupiah,” ajaknya.
Kepala DPPKB Dompu, Hj. Daryati Kustilawati, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Remaja Sehat, Cerdas Finansial, dan Berkarakter”. Peserta berasal dari 11 SMA/sederajat dan para penyuluh keluarga berencana se-Kabupaten Dompu.
Menurutnya, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, mendorong perilaku hidup sehat, serta membangun kesadaran dalam mengelola keuangan dan menggunakan rupiah secara bijak.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Bank Indonesia, DPPKB Kabupaten Dompu, dan tenaga kesehatan dari RSUD Dompu. Turut hadir Ketua DPRD Dompu, Plh Sekda, sejumlah pimpinan perangkat daerah, perwakilan Kementerian Agama, serta insan pers.