PEKSIMIDA NTB 2026 Diikuti 158 Mahasiswa dari 11 Perguruan Tinggi, Siapkan Talenta Seni Menuju Tingkat Nasional

0
33

KabarLagi.com–Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2026 resmi digelar pada 15–17 Juli 2026 di Kota Mataram. Mengusung tema “Berkarya, Berbudaya, Berdaya, dan Berdampak untuk NTB Mendunia”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas mahasiswa sekaligus seleksi untuk mewakili NTB pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS).

Sebanyak 158 mahasiswa dari 11 perguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Pusat pelaksanaan berada di Taman Budaya NTB, sementara sejumlah cabang lomba lainnya digelar di Universitas Bima Internasional (UNBIM) MFH dan INKES Yarsi Mataram. Sebanyak 14 tangkai lomba dipertandingkan, mulai dari menyanyi pop, keroncong, dangdut, vokal grup, baca puisi, monolog, tari, penulisan cerpen, penulisan lakon, penulisan puisi, desain poster, lukis, komik strip hingga fotografi. Satu-satunya cabang yang belum dapat diperlombakan adalah menyanyi seriosa karena belum ada peserta yang mendaftar.

Ketua Panitia PEKSIMIDA NTB 2026, Erwin, mengatakan bahwa PEKSIMIDA merupakan wadah apresiasi seni dan budaya bagi mahasiswa sekaligus ruang untuk melahirkan talenta-talenta terbaik NTB.

“Orientasi utama kegiatan ini adalah mempersiapkan talenta-talenta mahasiswa menuju PEKSIMINAS. Kami ingin seni dan budaya terus berkembang serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kemampuan dan kreativitasnya,” ujarnya.

Menurut Erwin, penyelenggaraan tahun ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Jika pada penyelenggaraan dua tahun lalu hanya diikuti enam perguruan tinggi, kini jumlah peserta meningkat menjadi sebelas perguruan tinggi dengan hampir seluruh cabang lomba memiliki peserta.

“Awalnya kami sempat pesimis partisipasi akan menurun, tetapi Alhamdulillah justru meningkat. Namun demikian, kami masih berharap lebih banyak lagi perguruan tinggi di NTB ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan berikutnya karena angka partisipasi saat ini masih belum mencapai sepuluh persen dari jumlah perguruan tinggi yang ada di NTB,” katanya.

Ia menambahkan, panitia juga terus membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB agar para mahasiswa yang nantinya menjadi juara memperoleh dukungan untuk mengikuti PEKSIMINAS sebagai wakil daerah.

“Kami berharap pemerintah terus memberikan dukungan sehingga para mahasiswa terbaik NTB dapat tampil di tingkat nasional dan membawa nama baik daerah,” tambahnya. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar terus mengasah kemampuan seni melalui latihan yang konsisten sehingga hobi yang dimiliki dapat berkembang menjadi prestasi membanggakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTB, Muhamad Ihwan, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen memajukan kebudayaan melalui tiga program utama, yakni pelestarian, pengembangan dan pembinaan, serta kerja sama dan pemanfaatan kebudayaan.

Menurutnya, PEKSIMIDA merupakan salah satu bagian penting dalam upaya pelestarian dan pengembangan seni budaya di kalangan mahasiswa sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi budaya dan pariwisata berbasis kebudayaan di Nusa Tenggara Barat.

“Mahasiswa merupakan pelopor pembangunan, termasuk di bidang kebudayaan. Karena itu kami berharap para peserta terus menjunjung tinggi nilai-nilai seni dan budaya serta mampu menjadi duta budaya NTB di tingkat nasional. Pemerintah akan terus mendukung kegiatan seperti ini sebagai bagian dari upaya memajukan kebudayaan daerah,” ujarnya.

Melalui PEKSIMIDA 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang seni, tetapi juga mampu menjadi agen pelestarian budaya daerah serta membawa identitas budaya Nusa Tenggara Barat ke tingkat nasional bahkan internasional.