BNK Dompu Perkuat Benteng Anti Narkoba di Sekolah

0
17

KabarLagi.com—Ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian menyasar kalangan remaja mendorong Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Dompu memperkuat upaya pencegahan melalui jalur pendidikan. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi P4GN di MTsN 1 Dompu, Senin (8/6).

Kegiatan tersebut menjadi ruang edukasi bagi para siswa untuk mengenali berbagai modus peredaran narkoba yang kini semakin beragam. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang risiko hukum dan dampak kesehatan yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkotika.

Ketua BNK Dompu, Syirajuddin, menilai penyebaran narkoba telah menjadi persoalan serius yang mengancam masa depan generasi muda. Karena itu, langkah pencegahan harus dilakukan secara masif dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, efek narkoba tidak hanya merusak kesehatan tubuh, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi mental, perilaku sosial, hingga menurunkan produktivitas seseorang. Dampak tersebut sering kali berujung pada berbagai persoalan sosial yang lebih luas.

Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan peran aktif keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, pemerintah desa, hingga aparat keamanan untuk membangun pengawasan bersama di lingkungan masing-masing.

Lebih jauh, Syirajuddin berharap kegiatan sosialisasi semacam ini mampu membangun kesadaran kolektif di kalangan pelajar agar berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan yang negatif.

Di sisi lain, pihak sekolah menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi peserta didik.

Kepala MTsN 1 Dompu, M. Firdaus, mengatakan pembekalan mengenai bahaya narkoba sangat penting diberikan kepada siswa sebagai langkah preventif sejak dini. Dengan pengetahuan yang cukup, para pelajar diharapkan mampu mengenali dan menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa tidak hanya memahami bahaya narkoba secara teori, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga diri dan menjadi agen edukasi di tengah keluarga maupun lingkungan tempat tinggalnya.

Sosialisasi tersebut turut melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan, Polres Dompu, Kementerian Agama, serta jajaran BNK Dompu sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat gerakan pencegahan narkoba di daerah.(TM)