News

Dicegat di Tengah Jalan, Satu Pelajar SMP Kena Sabetan Celurit 

An sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Yudha Depok

 

 

 

 

Depok  – Seorang pelajar kelas tiga SMP di Kota Depok harus dilarikan ke rumah Sakit. Ia terkena sabetan celurit usai diserang sekelompok pelajar SMP dari sekolah yang berbeda.

Dikonfirmasi  terhadap korban An (16) kejadian tersebut terjadi pada pukul 13.00 Wib. Pada saat itu ia sedang lewat di jalan Pramuka, Mampang bersama tiga rekan nya. Tiba – tiba datang 13 siswa langsung menyerang. “Saat itu kita langsung diserang tanpa kita tahu,” ungkapnya. Rabu (17/7).

Pada saat itu ia tidak membawa senjata tajam. Ketika diserang An mengaku terjatuh dan pada saat itu langsung datang pelajar dan menyabet bagian samping perut. “Saya pada saat itu jatuh. Langsung saya ditebas pakai celurit. Habis itu mereka kabur,” ungkapnya.

Sedangkan dua teman korban tidak mengalami luka dan saat ini telah pulang kerumah masing-masing. “Sudah pulang mas. Mereka tidak terluka,” katanya.

Saat ini korban tengah di rawat di Rumah   Sakit Bakti Yudha Depok. Sedangkan para pelaku belum terindetifikasi. “Bagian samping depan perut saya luka dan mungki akan dioperasi. Saya tidak tau mereka kabur kemana,” pungkasnya.

Ia juga mengaku tidak mengenal para pelaku. “Saya tidak kenal mereka dan saya juga tidak tau apa masalahnya. Tiba – tiba kita langsung diserang, ” pungkasnya.

Sementara itu Ibu Korban Siti Fatomah sangat terpukul atau kejadian tersebut. “Saya kaget mas. Kok begini anak saya, kan kasihan mas,” ungkapnya.

Sementara berharap kasus ini bisa selesai dengan baik dan pelaku bisa ditemukan oleh kepolisian. “Saya sih tidak nuntut apa – apa. Tapi paling tidak mereka bis datang dan komunikasi dengan kami,” tuturnya.

Sementara pihak kepolisian saat ini belum memberikan keterangan terkait hal ini. Dan saat ini rencananya korban akan dibawa ke Rumah Sakit Polri untk dilakukan operasi. [KAN]

Tagar
Selanjutnya

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close