Kegigihan Almarhum Mainah, Jamaah Haji Asal Depok  Berangkat Haji Meski Sakit Mah dan Jantung 

0
103
Suasana Rumah duka di Kampung Pitara, Pancoran Mas
Suasana Rumah duka di Kampung Pitara, Pancoran Mas
DEPOK – Kabar meninggal nya Almarhum Ibu Mainah  (65) membuat keluarga almarhum merasakan kesedihan yang mendalam. Kesedihan tersebut tanpak terlihat ketika  berkunjung ke rumah keluarga ibu Mainah di Kelurahan Pancoran Mas, RT 03 /13 kampung Pitara. 

Salah satu anak almarhum, Darmuji menuturkan keinginan ibunya berangkat haji sangat besar. Hal tersebut ditujukan dengan sikapnya yang rela menunggu selama 7 tahun.
“Ibu saya daftar sejak 2012 dan alhamdulillah berangkat 2019 kemarin kloter 19. Kurang lebih udah 11 hari berada di Madinah,” ungkapnya. Selasa (30/7).
Selama menunggu, ibunya Mainan sering mengalami sakit yang cukup memprihatinkan. Adapun sakit yang diderita almarhum ialah Mah kronis dan pembengkakan jantung.
 “Jadi selama tujuh tahun tersebut ibu sering sakit kalau mah nya kumat itu sesak napas. Jadi mah nya udah parah, belum lagi pembengkakan jantung,” ujarnya.
Meski kondisi seperti itu Ibunya tidak pernah menyurutkan langkah untuk berangkat haji. Bahkan dalam setiap percakapan ibunya sering mengucapkan tidak masalah jika meninggal di Mekkah asalkan berangkat haji.
“Jadi ibu itu sudah sering ngomong kaye gitu. Bahkan kalimat itu sering diulang. Tidak apa- apa kalau ibu meninggal. Yang penting berangkat, ” ucapnya meniru kata ibunya.
Sebagai seorang anak,  Darmuji merasa tidak tega melihat kondisi ibunya. Namun  tekad dan keinginan ibunya sudah bulat sehingga ia terus memberikan dorongan dan semangat kepada ibunya.” Yah sebagai anak tentu kami mendorong. Meski kondisi sakit kita tidak mau kecewakan ibu apalagi ia udah lama menunggu, “jelasnya.
Darmuji mengaku meski ibunya telah meninggal dunia dan kesedihan menyelimuti keluarganya, ia tetap merasa bersyukur.  Sebab ibunya meninggal di Madinah dalam keadaan khusnul Khotimah.
” Sedih sih sedih cuman saya bersyukur karena ibu telah menunaikan keinginan untuk berangkat haji. Kan kita hanya bisa berdoa karena tidak ada yang tau nasib dan ajal orang,. Apalagi ibu sebel berangkat selalu ngomong meninggal di Mekkah, “tuturnya.
Diketahui Mainah (65) meninggal di Madinah pada Senen (29/7) subuh. Mainah sebelum meninggal dirawat di salah satu Rumah Sakit di Madinah karena asam lambung. Kini jenazah Mainah telah di Makam kan di Madinah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here