25.2 C
Jakarta
Sabtu, Januari 16, 2021

Kemenko PMK Gandeng FIK UI dan IPKJI untuk Tingkatkan Adaptasi Kebiasaan Baru

KABARLAGI.COM, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa (IPKJI) menggelar seminar dan pelatihan online bertajuk “Bersama Meningkatkan Adaptasi Kebiasaan Baru Terhadap COVID-19”, pada Rabu (30/9/20).

Seminar yang dihadiri lebih dari 160 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan, kesehatan jiwa, dan psikososial masyarakat di tengah pandemi COVID-19.

Selain memberikan diseminasi informasi dan pelatihan, sivitas akademika dari program studi Ners Spesialis Keperawatan Jiwa FIK UI juga bergabung ke dalam Tim Dukungan Kesehatan Jiwa dan Psikososial (DKJPS) COVID-19 yang diprakarsai oleh IPKJI untuk memberikan konseling gratis bagi publik melalui layanan kontak 119 ext 8.

Turut hadir dalam seminar tersebut adalah Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, drg. Agus Suprapto, Kepala Subdirektorat Masalah Kesehatan Jiwa Dewasa dan Lanjut Usia, Drs. Rahbudi Helmi, Dekan FIK UI, Agus Setiawan.

Sejumlah narasumber ahli yang menyampaikan materi pelatihan adalah Prof. Dr. Budi Anna Keliat, (Guru Besar FIK UI) Ns. Tjahjanti (Ketua IPKJI) dan Dr. Ns. Heni Dwi Windarwati (Wakil Ketua IPKJI Jawa Timur).

Sejumlah pelatihan yang disampaikan diantaranya, Kiat membangun spiritual positif, Latihan Otot Progresif untuk membuat tubuh relaks dan tidur nyaman, Latihan Relaksasi berupa Tarik Napas Dalam, Latihan menghentikan pikiran yang mengganggu, Latihan berpikir positif, Latihan berfokus pada lima jari.

Dalam pemaparannya, Prof. Budi Anna Keliat mengatakan, berita tentang COVID-19 dapat menimbulkan perasaan takut, cemas, khawatir, dan merasa terancam. Semuanya menimbulkan emosi dan pikiran negatif yang dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang dapat menurunkan imunitas tubuh.

Ia menjelaskan, salah satu cara yang dapat meningkatkan ketahanan kesehatan jiwa dan psikososial adalah dengan membangun spiritual positif.

“Bisa dilakukan dengan melakukan kegiatan ibadah di rumah bersama anggota keluarga secara berjamaah dan daring; mendoakan masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah, membaca kitab suci sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing; serta memperbanyak membaca buku agama,” kata Budi Anna dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (1/10/20).

Pada kesempatan yang sama drg. Agus Suprapto, mengatakan kondisi pandemi yang tidak menentu memberikan dampak psikologis bagi masyarakat. Menjaga kesehatan jiwa masyarakat merupakan peran kita semua.

Saat ini perkembangan teknologi kata dia sudah mulai memfasilitasi konsultasi dan pengobatan melalui telemedicine. Hal ini merupakan kemajuan yang dapat mendukung pendampingan psikososial kepada masyarakat.

Untuk itu kata dia, melalui dukungan dan kerja sama yang terjalin saat ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat guna meningkatkan imunitas di kala pandemi.

“Sehat jiwa dan raga merupakan kunci utama dalam beradaptasi saat pandemi COVID-19 ini, terutama ketika harus beradaptasi dengan tatanan kehidupan normal baru,” katanya.

Di kesempatan tersebut, Rektor UI, Prof. Ari Kuncoro menyampaikan, UI menaruh perhatian penuh dan telah melakukan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, penelitian dan pengembangan inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat untuk mengatasi masalah dan mempercepat pemulihan berbagai bidang akibat pandemi COVID-19 ini.

“Saya mengajak seluruh sivitas akademika UI untuk menjadi motor penggerak, menyebarkan kebiasaan baru kepada masyarakat, sehingga terwujudlah UI sebagai role model dalam mengadaptasi kebiasaan baru,” kata Ari.

Senada dengan Prof. Ari, Dekan FIK UI, Agus Setiawan menuturkan, FIK UI telah membentuk Pusat Krisis yang menyediakan tim khusus untuk mengedukasi masyarakat tentang penularan, pencegahan dan tanda gejala COVID-19 hingga tim DKJPS untuk memberi dukungan kesehatan mental masyarakat selama masa pandemi.

“Kegiatan konsultasi dan konseling gratis dilayani oleh tenaga keperawatan jiwa profesional FIK UI, kegiatan ini dilakukan secara daring dan tatap muka apabila diperlukan,” kata dia.

Seminar daring ini merupakan serial seminar ke-36 sebagai bentuk langkah nyata mengikutsertakan masyarakat untuk turut mendukung penanganan COVID-19 dengan menerapkan tatanan kebiasaan baru. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, para peserta dapat berperan serta secara langsung untuk mengajak masyarakat menerapkan tatanan kebiasaan sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.[]

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Kemenag Depok Ajak Masyarakat Dukung Vaksin Covid-19

Kabarlagi.Com-- Program vaksinasi untuk melawan Covid-19 sudah mulai dilakukan pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. Sementara di Kota Depok, Kepala Kementerian...

Peluncuran Vaksinasi Pertama di Kota Depok Dimulai di RS Ui

KabarLagi.Com-Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menjadi lokasi kegiatan peluncuran program vaksinasi Covid-19 di Kota Depok pada Kamis (14/1/2021). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 pejabat...

Ibu sebagai Pahlawan Cegah Covid 19

Oleh : Kombes Pol Noviar, S.I.K (Direktur Lalu Lintas Polda NTB) Seorang Ibu memegang peranan penting dalam menyetop penyebaran pandemi infeksi virus corona atau Covid...

Stay Connected

21,363FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Kemenag Depok Ajak Masyarakat Dukung Vaksin Covid-19

Kabarlagi.Com-- Program vaksinasi untuk melawan Covid-19 sudah mulai dilakukan pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. Sementara di Kota Depok, Kepala Kementerian...

Peluncuran Vaksinasi Pertama di Kota Depok Dimulai di RS Ui

KabarLagi.Com-Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menjadi lokasi kegiatan peluncuran program vaksinasi Covid-19 di Kota Depok pada Kamis (14/1/2021). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 pejabat...

Ibu sebagai Pahlawan Cegah Covid 19

Oleh : Kombes Pol Noviar, S.I.K (Direktur Lalu Lintas Polda NTB) Seorang Ibu memegang peranan penting dalam menyetop penyebaran pandemi infeksi virus corona atau Covid...

Sebanyak 670 Pegawai PPK dan CPNS Diajukan Pemkot Depok Ke Kemendagri

KabarLagi.Com--Sebanyak 670 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diajukan Pemerintah Kota Depok Ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara...

Penerima Vaksin Sinovac Ini Syaratnya

KabarLagi.Com- Syarat penerima vaksin Sinovac adalah orang yang berusia 18-59 tahun, dan tidak memiliki beberapa riwayat yang sudah ditentukan.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan...