Prevalensi 1,73% Pengguna Narkoba di NTB Didominasi Usia Muda 15-21 Tahun, BNN Fokus Penyelamatan

0
502
Ilustrasi foto penangkapan pengguna narkoba

KabarLagi.ComMataram – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyoroti seriusnya permasalahan narkoba di wilayah tersebut, dengan prevalensi penyalahgunaan mencapai 1,73 persen dari total jumlah penduduk. Kepala BNN NTB, Brigjen Pol Marjuki, SIK, mengungkapkan bahwa angka ini menjadi ancaman besar, terutama bagi generasi muda yang mendominasi kelompok pengguna narkoba.

“Kelompok pengguna terbesar berada pada rentang usia 15-21 tahun, yang mayoritas adalah pelajar dan mahasiswa. Ini adalah peringatan keras bahwa generasi penerus kita berada dalam bahaya serius,” ujar Brigjen Marjuki dalam kegiatan tes urine mendadak di gedung DPRD NTB, Senin (20/01).

Untuk menekan angka tersebut, BNN NTB terus memperkuat langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi di sekolah, perguruan tinggi, dan lingkungan masyarakat. Brigjen Marjuki menegaskan pentingnya peran aktif semua pihak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan narkoba harus melibatkan keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat luas. Bersama-sama, kita dapat melindungi generasi muda dan masa depan NTB,” tegasnya.

BNN NTB juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan narkoba agar provinsi ini dapat terbebas dari ancaman yang terus mengintai. “Dengan kerja sama yang kuat, kita bisa menciptakan NTB yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tutupnya

Sumber: DiskominfoNTB