KabarLagi.Com – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Bima, TNI-Polri, BPBD Bima, Tagana, PMI, ORARI, Potensi Saras Mataram, Mapala Simple, MDMC, serta masyarakat setempat terus berupaya mencari korban banjir bandang yang melanda Wera, Kabupaten Bima. Hingga saat ini, tiga korban telah ditemukan, sementara lima lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Basarnas Bima, Kurais, melaporkan bahwa upaya pencarian terus dilakukan meskipun dihadapkan dengan berbagai kendala, terutama kondisi cuaca yang tidak menentu. “Kami fokus mencari lima korban yang masih hilang. Namun, hujan yang turun secara tidak beraturan meningkatkan risiko banjir susulan yang dapat menghambat pencarian,” ujarnya melalui siaran persnya. Sene (3/2/2024)
Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk personel dari TNI-Polri, BPBD, relawan kemanusiaan, dan masyarakat Wera yang bahu-membahu membantu upaya penyelamatan. Mereka menyisir daerah terdampak dengan perahu karet dan alat bantu lainnya untuk mempercepat pencarian korban yang masih hilang.
Selain pencarian korban, tim SAR juga melakukan evakuasi warga dari lokasi rawan dan mendirikan posko darurat untuk memberikan bantuan logistik serta layanan kesehatan. PMI dan MDMC turut berperan dalam penyediaan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, sementara BPBD terus memantau potensi bencana susulan.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan menghindari daerah berisiko tinggi. Warga juga diminta untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban yang masih hilang agar tim SAR dapat segera bertindak.
Upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Tim SAR berharap cuaca dapat segera membaik sehingga proses evakuasi dapat dilakukan lebih optimal demi menemukan korban yang masih dinyatakan hilang.
