Aksi Blokade Lumpuhkan Jalur Bima–Dompu, Massa Tuntut Kepastian Hukum

0
27

KabarLagi.com–Arus lalu lintas di jalur utama Bima–Dompu sempat lumpuh total akibat aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga sejak Minggu sore hingga malam (14/6). Aksi tersebut menyebabkan antrean kendaraan dari kedua arah mengular panjang dan mengganggu aktivitas transportasi masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, pemblokiran jalan dipicu oleh beredarnya kabar mengenai pembebasan salah satu terduga pelaku penganiayaan terhadap warga Desa O’o. Informasi itu memicu reaksi warga yang menuntut kepastian dan keterbukaan dalam proses penanganan perkara.

Perhatian masyarakat terhadap kasus tersebut semakin meningkat karena korban hingga kini masih menjalani perawatan medis di RSUP Mataram akibat luka yang dideritanya.

Dalam aksinya, warga meminta kepolisian memberikan kejelasan terkait status hukum para terduga pelaku serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan. Mereka juga mendesak agar terduga pelaku yang disebut masih melarikan diri segera ditangkap.

“Kami hanya meminta salah satu terduga pelaku yang katanya kabur itu dapat segera di tangkap, Selain itu juga, kami minta kejelasan dan transparansi dalam penanganan kasus ini,” ungkap Arajak di dampingi Kaka perempuannya dan masyarakat setempat.

Massa menutup badan jalan menggunakan batu, kayu, dan sejumlah barang lainnya sehingga kendaraan dari arah Bima maupun Dompu tidak dapat melintas. Akibatnya, antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular hingga beberapa kilometer.

Puluhan personel Polres Dompu kemudian dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan mediasi. Namun, upaya tersebut sempat menemui penolakan karena sebagian warga bersikeras mempertahankan blokade hingga tuntutan mereka mendapat kepastian.

Situasi mulai mencair setelah Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, turun langsung menemui keluarga korban dan perwakilan masyarakat untuk berdialog.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan bahwa proses penanganan kasus masih berjalan dan kepolisian terus memburu satu terduga pelaku yang belum diamankan.

“Terkait terduga pelaku yang satunya itu, kami akan mencari dan menangkapnya. Untuk dua orang terduga pelaku, sekarang ada di kantor. Sementara terduga pelaku yang satunya, percayakan pada kami selaku aparat kepolisian,” tegas Kapolres Dompu di hadapan massa.

Kapolres juga meminta warga membuka akses jalan demi kepentingan masyarakat yang terdampak kemacetan.

“Saya minta jalan ini dibuka dulu, insyaallah besok kami akan memberikan perkembangan terkait penanganan kasus ini. Percayakan kepada kami,” ujarnya.

Setelah berlangsung dialog cukup panjang dan adanya jaminan dari kepolisian untuk mengejar terduga pelaku yang masih buron, warga akhirnya mulai membongkar blokade secara bertahap.

Tidak lama kemudian, arus lalu lintas yang sebelumnya macet total kembali normal. Kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas meski aparat kepolisian masih melakukan pengawasan di lokasi.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada penegak hukum.” tegas Kapolres Dompu.(TM)