Ekspor NTB Melesat, Ikan dan Udang Kuasai Pasar Internasiona

0
454
Dokumen/Humas Pemprov NTB

KabarLagi.Com–Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan bahwa nilai ekspor pada Februari 2025 mencapai US$ 7,28 juta, mengalami peningkatan 87,17 persen dibandingkan Januari 2025. Namun, dibandingkan periode yang sama pada 2024, terjadi penurunan signifikan sebesar 96,84 persen.

Dalam konferensi pers di Aula Tambora BPS NTB pada Senin, 17 Maret 2025, Kepala BPS NTB Drs. Wahyudin menjelaskan bahwa ekspor NTB bulan Februari 2025 didominasi oleh ikan dan udang sebesar US$ 2,80 juta atau 38,59 persen, perhiasan dan permata US$ 1,83 juta atau 25,24 persen, daging dan ikan olahan US$ 1,52 juta atau 20,89 persen, buah-buahan US$ 662,65 ribu atau 9,10 persen, garam, belerang, kapur US$ 244,75 ribu atau 3,36 persen, serta biji-bijian berminyak US$ 176,76 ribu atau 2,43 persen.

Dari sisi tujuan ekspor, Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama dengan pangsa sebesar 53,31 persen, diikuti oleh Hong Kong 18,72 persen dan Vietnam 9,96 persen.

Wahyudin menegaskan bahwa meskipun ekspor mengalami fluktuasi, sektor perdagangan luar negeri NTB tetap stabil. “Ekspor tetap berjalan lancar meskipun tanpa bahan tambang karena sejak beroperasinya Smelter PT Amman Mineral, bahan galian tambang lebih banyak diolah di dalam negeri sebelum diekspor,” jelasnya.

Impor NTB Februari 2025 Turun 63,73 Persen

Sementara itu, nilai impor NTB pada Februari 2025 tercatat US$ 13,82 juta, mengalami penurunan signifikan sebesar 63,73 persen dibandingkan Januari 2025 yang mencapai US$ 38,12 juta.

Impor terbesar berasal dari Jepang sebesar 46,71 persen, Australia 33,01 persen, Amerika Serikat 8,00 persen, Tiongkok 4,89 persen, India 3,98 persen, serta negara lainnya 3,40 persen.

Kelompok komoditas impor utama terdiri dari mesin-mesin dan pesawat mekanik sebesar 45,37 persen, karet dan barang dari karet 45,12 persen, produk keramik 2,35 persen, berbagai produk kimia 2,02 persen, mesin dan peralatan listrik 1,35 persen, serta benda-benda dari besi dan baja 1,13 persen.

Dengan ekspor yang meningkat signifikan dan impor yang mengalami penyesuaian, perekonomian NTB diprediksi tetap stabil dalam perdagangan internasional sepanjang tahun 2025. Sumber (Diskominfo NTB)