Disrumkin, Pengelolaan Air Limbah Domestik Butuh Keterlibatan Masyarakat

0
82

DEPOK – Peran masyarakat dalam pengelolaan air limbah domestik dalam pembangunan Kota Depok harus lebih dioptimalkan. Hal itu diungkapkan Dudi Miraz – Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Rukim), dalam acara ngopi bareng Sekber Wartawan Kota Depok, di kantor Sekber – kawasan GDC, Jumat (2/8/19).

Menurut Dudi, hingga kini masalah air limbah domestik di Kota Depok masih menjadi permasalahan yang harus ekstra ditangani. Mengingat sebagai kota penyanggah ibu kota, tingkat kepadatan penduduk yang tidak bisa dicegah, Depok akhirnya menghasilkan air limbah domestik yang perlu ditanggulangi.

“Karena itulah optimalisasi peran serta masyarakat dalam pembangunan dan pengelolaan air limbah domestik perlu ditingkatkan,” ungkap Dudi.

Dudi juga menjelaskan, penanganan masalah Air limbah domestik Kota Depok sejauh ini untuk pembanguna IPAL individu berupa septic tank program 2019 sampai Juli 2019 sudah dibangun untuk 1034 Kepala Keluarga (KK).

“Sebelumnya, pembangunan septic tank sampai tahun 2018 untuk 1394 KK, tahun ini sudah dibangun untuk 1034 KK,” terang Dudi yang di dampingi jajarannya; Sukanda- Kabid Pemukiman, Wahyu Hidayah, Kasi Pemukiman, dan Lili K, Kasi Penataan Kawasan Perumahan.

Dudi berharap program kerja Rukim ini dapat menunjang pembangunan Kota Depok sebagai kawasan terpadu, ramah lingkungan, peduli kesehatan, juga religius.

Untuk pencapaian tersebut, Dudi beserta jajarannya tidak sungkan untuk turun langsung ke masyarakat, mengecek permasalahan dan kendala yang ada.

“Kita punya target satu hari minimal 15 rumah yang kita kontrol terkait septic tank yang memadai,” jelas Dudi.

Untuk mendatangi masyarakat, Dudi tidak sungkan masuk ke perkampungan dan gang-gang dengan mengendarai motor. Melihat secara langsung terkait permasalahan di lingkungan.

“Saya sering kali non formal menjalankan tugas tersebut, agar lebih pleksibel dan tidak terlalu ribet. Karena kalau harus formal, nanti malah makan waktu, sementara yang kita kerjakan atau kita tinjau perlu cepat,” ungkap Dudi.

Lebih jauh Dudi mengungkapkan, sebagai salah satu OPD, fungsi dan peran Dinas Rukim tentunya menjalankan pragram pembangunan sesuai RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) yang telah ditetapkan.

“Secara umum dinas Rukim membantu pimpinan atau janji Walikota terkait RPJM itu sendiri, sehingga program dapat berjalan seperti yang diharapkan,”tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here