28.5 C
Jakarta
Senin, Maret 1, 2021

Bantah Pemerintah Diskreditkan Islam, Mahfud MD: Islamfobia di Indonesia Omong Kosong

KABARLAGI.COM, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membantah adanya pandangan yang menyatakan pemerintah saat ini selalu mendiskreditkan Islam.

“Siapa bilang pemerintah mendiskreditkan orang Islam, Presiden orang Islam, pesantren disediakan dan dibuatkan undang-undangnya, mau naik haji dilayani,” kata Mahfud dalam dialog kebangsaan di Universitas Andalas, Padang, secara daring, Kamis (17/9/20).

Melansir antaranews, Mahfud menegaskan jika ada orang yang menyampaikan saat ini di Indonesia terjadi Islamfobia itu adalah omong kosong. Sebab kata Mahfud Islamofobia itu dulu terjadi di zaman Belanda, karena orang Islam itu ditakuti dan disingkirkan dari pergaulan hidup bernegara.

“Coba orang Islam di zaman Belanda jadi pejabat tidak boleh, sekolah tak boleh, tapi setelah Indonesia merdeka orang Islam sudah bisa jadi tentara,” katanya.

Mahfud mengatakan setelah merdeka dibuat kebijakan orang Islam mengikuti pendidikan, sehingga sekarang sudah bisa jadi kapolri, hingga panglima TNI.

“Oleh sebab itu kalau ada aparat menangkap orang yang melakukan pengeboman, bukan Islamnya yang dipersoalkan tapi terorisnya dan itu siapa saja karena yang dilakukan melanggar ajaran agama dan hukum negara,” katanya.

Oleh sebab itu, ia mengajak umat Islam berperan bagi negara ini, maka ikuti prosedur kenegaraan yang ada dan menerima perbedaan.

“Jangan saling mendiskriminasi karena yang paling utama adalah prestasi sesuai dengan porsi dan keahlian masing-masing, untuk bersama-sama membangun negara ini agar lebih maju,” katanya.

Pemerintah melindungi setiap pemeluk agama, dan silakan jalani ibadah masing-masing dan itulah negara kesatuan berdasarkan Pancasila, kata Mahfud lagi.

Pada sisi lain, Menko Polhukam menyampaikan semua komponen bangsa sudah sepakat Indonesia adalah negara demokrasi dengan Pancasila sebagai ideologi.

“Ikuti aturan main demokrasi, apakah demokrasi itu baik. Tidak, demokrasi jelek, tapi lebih jelek lagi yang bukan demokrasi,” tandasnya.[]

Related Articles

Pos Lantas Jalan Raya Bogor Tiba-Tiba Ambruk

KabarLagi.com - Pos Lantas Polres Metro Depok yang berada di Jl. Raya Bogor rubuh. Pos yang berdiri persis dipinggir kali ini roboh sekitar pukul...

DKR: Walikota Terpilih Perlu Segera Perbaiki Penanganan Covid19 dan Dampaknya Di Depok

KabarLagi.com - Pemerintah Kota Depok perlu segera memperbaiki penanganan wabah covid- 19 dan dampaknya dimasyarakat. Untuk itu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) akan segera menyampaikan...

Dandim Sambas : Ciptakan Sinergitas Dengan Rakyat, Satgas TMMD Bersihkan Jalan

Kabarlagi.Com - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 1206/Psb melaksanakan gotong royong bersama warga Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan,...

Stay Connected

21,597FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Pos Lantas Jalan Raya Bogor Tiba-Tiba Ambruk

KabarLagi.com - Pos Lantas Polres Metro Depok yang berada di Jl. Raya Bogor rubuh. Pos yang berdiri persis dipinggir kali ini roboh sekitar pukul...

DKR: Walikota Terpilih Perlu Segera Perbaiki Penanganan Covid19 dan Dampaknya Di Depok

KabarLagi.com - Pemerintah Kota Depok perlu segera memperbaiki penanganan wabah covid- 19 dan dampaknya dimasyarakat. Untuk itu Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) akan segera menyampaikan...

Dandim Sambas : Ciptakan Sinergitas Dengan Rakyat, Satgas TMMD Bersihkan Jalan

Kabarlagi.Com - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110 Kodim 1206/Psb melaksanakan gotong royong bersama warga Dusun Tintin Kemantan, Desa Hulu Pengkadan,...

Idris Intruksi Jajarannya untuk Membuat 100 Ribu Lubang Biopori

KabarLagi.com – Usai dilantik pada Jumaat 26 Februari kemarin, Wali Kota Depok, Mohammad Idris langsung membuat gebrakkan yang cukup luar biasa. Gebrakan pertama yang dilakukan...

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642 Amankan Puluhan Botol Miras dan 10 PMI Non Prosedural

KabarLagi.com - Tak ada celah bagi siapapun yang mencoba melakukan segala bentuk kegiatan ilegal di perbatasan Indonesia-Malaysia Sektor Barat yang menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas Pamtas Yonif...